LAGI, BLT BBM TIDAK TEPAT SASARAN KURIR MENJERIT! - SATRIA

Penulis : Satria Adi Bimasakti Nur Islami

NIM : 22041184083

Objek : kurir

Tugas : liputan 2

Tanggal 3 September pemerintah resmi menaikkan harga BBM. Kebijakan ini sangat berdampak dalam segala sektor perekonomian mulai dari kalangan atas sampai kalangan bawah. Kurir ekspedisi dibuat menjerit karena kenaikan BBM tidak diiringi kenaikan pendapatan serta BLT pemerintah yang selalu tidak tepat sasaran. 

BLT BBM disalurkan oleh pemerintah melalui Kementrian Sosial sebagai bentuk peduli terhadap kenaikan tarif  BBM. Sasarannya yakni 20,65 juta keluarga,tapi pendataan dari pihak Kemensos masih sangat prematur. Lewat wawancara yang saya lakukan dengan kurir jasa ekspedisi,yakni Ahmad menceritakan tentang keluh kesahnya “ menurut saya agak berat ya BBM naik tapi insentif malah dikurangin dan target yang dibebankan kepada kurir malah ditambah. apalagi program BLT yang dibuat pemerintah untuk membantu kami rakyat kecil masih sangat tidak merata dan saya sendiri pun tidak terdaftar di Kemensos. Harapannya pemerintah kan sudah menjamin subsidi BBM tersalurkan dengan tepat sasaran” Tegas Ahmad

Menindaklanjuti pernyataan yang disampaikan Ahmad,Dilansir dari CNN Indonesia VP of Marketing JNE Eri Palgunadi mengungkap “ Sampai saat ini kami belum ada rencana untuk menaikkan biaya pengiriman. BBM bukan merupakan komponen cost dominan dalam penentuan biaya kirim.” Pihak JNE tidak mengelak bahwa kenaikan tarif BBM sangat mempengaruhi biaya operasional perusahaan tapi alasan pandemi yang membuat JNE tidak merubah harga.

Informasi BLT tidak merata ini sudah terjadi sejak zaman covid-19 mewabah di Indonesia. hal ini tentu menjadi atensi khusus dari masyarakat terdampak. Tidak lama berselang hal ini akhirnya ditanggapi oleh Menkemensos melalui rilis pers di situs Sekretariat Kabinet RI Risma menegaskan “Jadi di UU itu sebetulnya satu tahun dua kali,tapi karena kondisi perubahan di daerah itu cukup pesat maka kemudian kita melakukan perubahan DKTS setiap bulan . Jadi setiap bulan,saya membuat SK baru.” 

Pendaftaran DKTS bisa dilakukan offline maupun online dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos Kemensos atau dengan menggunakan sistem informasi Kesejahteraan Sosial Next Genearation



Komentar