PANDEMI COVID APA DAMPAKNYA BAGI PEMILIK KOS - KOSAN?-YISLIA

Penulis : Yislia yesarella winda nainggolan

Nim : 22041184086

Objek: Kos Ketintang Baru

Bisnis sewa kos-kosan menjadi hal yang paling diminati orang karena dapat dijadikan sebagai investasi.  Banyaknya perantau dari kalangan pelajar hingga pekerja pasti mencari kos – kosan sebagai tempat tinggal mereka. Tentu ini adalah hal yang sangat menguntungkan bagi para pemilik kos – kosan terutama jika letak kos – kosan tersebut dekat dengan kampus / kantor dari perantau tersebut. 

“ Kebanyakan yang menghuni kamar kos-kosan saya adalah pelajar/mahasiswa karena daerah saya ini kan dekat dengan kampus Unesa Ketintang. Tapi ada juga sebagian dari kalangan pekerja, namun tidak banyak,” ujar Evi Tambunan, Pemilik Kos daerah Ketintang Baru

Namun pada tahun 2020, Indonesia dilanda oleh pandemi Covid 19 yang mengharuskan seluruh masyarakat Indonesia beraktivitas di dalam rumah dan dilaksanakan secara online dan tidak sedikit juga pekerja yang dirumahkan. Tentu ini berdampak pada bisnis kos-kosan karena para pelajar akan memilih untuk pulang ke tempat tinggalnya. Dan tidak hanya itu, karena pandemi ini terus berlanjut hingga tahun 2021, maka pelajar angkatan berikutnya pun melakukan kuliah secara online ( di rumah ) yang artinya tidak ada pelajar yang menyewa kos – kosan. 

“ Pada saat pandemi, karena memang yang menyewa kos-kosan saya adalah pelajar tentu mereka lebih memilih untuk pulang ke tempat asalnya. Jadi karena mereka memilih untuk kembali ke rumah masing – masing maka kamar kos-kosan menjadi kosong. Dan hal ini terus berlanjut sampai tahun 2021 karena perkuliahan masih dilaksanakan secara online. Dan dampaknya bagi kami adalah tidak ada income dari kos – kosan selama 2 tahun,” ujar Ibu Evi.

Memasuki tahun 2022, dimana Indonesia mulai memberlakukan new normal dan seluruh aktivitas masyarakat secara perlahan dapat dilakukan di luar rumah. Terutama dalam bidang Pendidikan, yang mana dapat dilaksanakan secara hybrid. Tentu hal ini menjadi suatu kesenangan bagi pemilik kos-kosan setelah 2 tahun terdampak pandemi.

“ Pada tahun ini karena perkuliahan sudah mulai dilaksanakan secara tatap muka tentu kos-kosan menjadi hal yang paling diincar oleh pelajar. Karena sudah terdampak pandemi selama 2 tahun, kami menurunkan sedikit harga kos – kosan kami dari tahun-tahun sebelumnya. Tujuannya supaya kamar terisi dulu.” ujar Evi Tambunan

Dan kini pemilik kos-kosan  sudah mulai bangkit kembali dari segi incomenya karena new normal. Mereka berharap agar kondisi tetap membaik sehingga tidak terdampak lagi.

Komentar